12 Tahun Mobil Mewah di Jakarta Nunggak Pajak
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Badan Pajak dan Restribusi Daerah (BPRD) Provinsi DKI Jakarta dan UP PKB-BBNKB (Samsat) Jakarta Utara meggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menagih pajak secara langsung dengan menempelkan stiker pada 3 jenis objek pajak (Kendaraan bermotor, PBB, dan resto) yang belum melunasi kewajiban pajak daerah. Dari temuannya, sedikitnya ada 1.100 mobil mewah yang belum membayar pajak. Bahkan salah satunya sudah 12 tahun menunggak.

"11 kendaraan mewah yang ditempelkan stiker pengingat bayar pajak terparkir di kawasan parkir apartemen Regatta, pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, terkonfirmasi belum membayar pajak berdasarkan data pada aplikasi cek ranmor DKI serta dicocokan dengan data yang dimiliki BPRD provinsi DKI," ujar Kepala BPBD DKI Jakarta, Faisal Syarifuddin dalam siaran persnya, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Adapun mobil mewah tersebut diantaranya ber-merk Lamborghini, Bentley, Audi, Mercedes-Bens, Range Rover, Jeep Rubicon. Temuan lain selama sidak berlangsung, ada beberapa plat kendaraan ketika dicek tidak sesuai dengan jenis mobilnya.

Ia mengatakan, nilai pajak 246 kendaraan mewah tertunggak se-Jakarta Utara sebesar Rp8 miliar, yang sudah membayar 76 kendaraan senilai Rp2,6 miliar sehingga sisa kendaraan mewah yg belum membayar pajak sebanyak 170 dengan nilai total pajak terhutang Rp5,4 miliar.

Tak hanya itu saja, sebuah Mall di Pluit Penjaringan juga ditempel stiker karena diduga 2 bulan terlambat membayar pajak PBB periode 2019 sebesar Rp5,4 miliar dan 1 resto makanan jepang di dalam mall karena diketahui tidak rutin membayar pajak kisaran Rp90-100 Juta per bulan.

Pemilik Mall langsung datang berniat melunasi PBB Rp5,4 miliar pakai cek dan meminta agar stiker dilepas, tetapi pemda hanya boleh metode transfer sehingga pembayaran ditunda besok via bank dan kemudian meminta stiker yang telah ditempel untuk segera dilepas setelahnya.

KPK & BPRD pun mengimbau agar para wajib pajak yang memiliki kewajiban membayar pajak segera lakukan pembayaran ke samsat terdekat.

Target PAD Pemprov DKI dari 13 macam penerimaan asli daerah pada 2019 cukup tinggi yaitu Rp44 triliun. Sedangkan sampai saat ini pencapaiannya per 28 Oktober 2019 baru Rp35,6 triliun. Khusus untuk pajak Kendaraan Bermotor dari target Rp8,8 triliun realisasi Rp7,8 triliun. Target PBB Rp10 triliun, realisasi sebesar Rp9,2 triliun. Target Pajak Resto Rp 3,5 T, realisasi sebesar Rp 3,1 triliun.

 

 

 

Editor: Elvi R


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari