Indonesia Perlu Lepas dari Jeratan Rumus World Bank
berita
Ekonom Senior, Rizal Ramli. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri
RILIS.ID, Jakarta— Ekonom Senior Rizal Ramli menilai, untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, pemerintah disarankan meninggalkan rumus ekonomi dari Bank Dunia (World Bank). Menurutnya, kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah selama ini masih mengikuti mekanisme neoliberalisme Bank Dunia.

"Tinggalin rumus Bank Dunia, bukan authority. Ini sumber ketidakadilan sosial ekonomi kaya begini di Indonesia," katanya dalam acara Ekonomi Indonesia di Tahun Politik di Kantor DPP PAN Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Salah satu rumus kebijakan ekonomi World Bank, menurutnya seperti pengetatan fiskal, yang membuat kreditor semakin untung dan ekonomi Indonesia terus ditekan hanya untuk membayar utang. Kebijakan itu, kata Rizal Ramli, masih diterapkan oleh kabinet kerja sekarang. 

Untuk itu, ia menyarankan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meninggalkan rumusan ekonomi neoliberalisme.

"Pertanyaannya, apakah Pak Jokowi akan membiarkan terus cara neoliberal ini? Atau Pak Jokowi mau melakukan perubahan yang drastis agar tidak lagi ikut garis politik neoliberalisme," jelasnya.

Ia pun menyindir Menteri Keuangan (Menkeu), sekaligus mantan Direktur Pelaksana World Bank Sri Mulyani, yang baru saja mendapat penghargaan Menteri terbaik di dunia di Dubai, Uni Emirat Arab. Menurutnya, penghargaan itu sangatlah konyol, sebab pujian itu tidak melihat kondisi nyata rakyat Indonesia yang semakin sengsara.

"Jadi kalau ada yang muji itu, ya siapa? Malah yang begitu (bikin rakyat susah), dapat penghargaan pula," tuturnya.

Mantan Menteri Kordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (EKUIN) di Era Presiden Gusdur itu menyarankan, agar ekonomi tumbuh, pemerintah harus memompa fiskal yang non budgeting, karena menurutnya, anggaran budget saat ini sudah kesulitan.

"Jadi stimulus fiskal harus di pompa, tapi bukan budgeting," pungkasnya.
 

Editor:

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari