Proyeksikan Jadi Ekonomi Terbesar ke-8 di Dunia, Ini Kata OJK
berita
FOTO: Humas Kemenko Perekonomian
RILIS.ID, Jakarta— Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, inklusi keuangan jadi kunci Indonesia untuk menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-8 di 2030. Peringkat tersebut, naik dari posisi saat ini yakni peringkat ke-16 di dunia. 

"Inklusi Keuangan adalah jawabnya," kata Wimboh di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Salah satu publikasi World Bank menunjukkan pada 2018, semakin tingginya tingkat inklusi Keuangan masyarakat, memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat mengenai pengelolaan keuangannya, penggunaan produk dan layanan keuangan, menopang perkembangan sektor keuangan dan lebih luas lagi, mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan inklusi keuangan sebesar 1,0 persen, dapat mendorong pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) per kapita 0,03 persen. Selain itu, peningkatan 20 persen tingkat inklusi Keuangan suatu negara, mampu menciptakan 1,7 juta pekerjaan baru.

Ini menegaskan, peningkatan inklusi Keuangan terbukti dapat mendorong upaya penurunan tingkat kemiskinan dan mempersempit ketimpangan.

"Oleh karena itu, upaya peningkatan inklusi keuangan tidak dapat dipandang sebelah mata, tetapi harus menjadi perhatian kita semua," ungkapnya.

Editor:

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari