Airlangga Bantah Golkar jadi Inisiator Revisi UU KPK
berita
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah ketika partainya bersama PDIP menjadi inisiator revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia memutuskan, tidak ada kesepakatan antara Golkar dengan partai besutan Megawati itu.

"Tidak! Saya katakan tidak ada pertemuan antara Ketua Umum Golkar dan PDIP. Saya tegaskan tidak ada pertemuan ketua umum Golkar dan PDIP," tegas Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Airlangga menyatakan rencana tersebut disetujui murni dari lintas fraksi di Parlemen. Ia juga menjelaskan, jika pada awalnya revisi UU KPK diinisiasi oleh Baleg kemudian dibawa dalam rapat paripurna DPR.

"Itu UU yang disetujui Baleg. Tentu Baleg dan DPR sudah diserahkan ke presiden, kita tunggu saja," katanya.

Dirinya berdalih untuk revisi UU KPK sudah disetujui oleh seluruh fraksi di DPR. "Seluruh fraksi mendukung apa yang diusulkan oleh baleg dalam rapat paripurna DPR," kata ia.

Untuk diketahui, DPR telah menyetujui perubahan atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK saat rapat paripurna di Gedung Nusantara DPR, Senayan pada Kamis (5/9/2019).

Ada beberapa poin yang menjadi undian untuk direvisi UU KPK, disetujui Dewan Pengawas KPK, aturan penyatuan, wewenang SP3, status pegawai KPK, penyelamatan harus dari kepolisian tidak independen, penuntutan hubungan dengan kejaksaan agung.

 


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari