Bakumham Minta Yorrys Fokus Pikirkan Papua, Tak Perlu Ikut Urus Golkar Lagi
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Pengurus Pusat Badan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakumham) Partai Golkar langsung bereaksi keras terhadap penilaian Yorrys Raweyai soal kepemimpinan Airlangga Hartarto selaku ketua umum.

Fungsionaris PP BAKUMHAM Partai Golkar, Adrianus Agal, menegaskan, yang disampaikan Yorrys soal kepemimpinan Airlangga tidak sesuai fakta.

"Suatu fakta yang tidak terbantahkan jika dikatakan Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum mampu membawa Partai Golkar melewati terpaan badai permasalahan yang datang silih berganti. Kepemimpinan Airlangga Hartarto yang berhasil mempertahankan posisi kedua peraih kursi di parlemen adalah hal yang patut diacungi jempol," ujar Andrianus melalui keterangan tertulisnya, Rabu (28/8/2019). 

Adrianus menyampaikan hal itu untuk membantah pernyataan Yorrys yang menilai kepemimpinan Airlangga di Golkar adalah yang terburuk sepanjang masa. Menurut Andrianus, apa yang disampaikan Yorrys adalah tidak benar. 

"Kami tidak sependapat dengan pernyataan Yorrys. Terlalu tendensius dan berpikiran sempit kalau hanya didasarkan pada belum dilakukannya rapat pleno," katanya.

Andrianus mengatakan, saat ini Yorrys bukan lagi pengurus Golkar. Menurutnya, Yorrys hanya kader biasa yang tidak perlu mendesak pengurus Golkar untuk menggelar rapat Pleno.

Golkar, tegas Andrianus, pasti menggelar rapat pleno, rapimnas dan munas.

"Sebaiknya Bung Yorris bersabar saja, sampai waktunya pasti pengurus DPP akan menggelar pleno. Toh proses rangkaian pileg juga belum selesai. Kami yakin nanti juga akan dilakukan rapat pleno itu," papar dia.

Andrianus kemudian menyarankan Yorrys agar lebih fokus mengurus Papua. Pasalnya, menurut dia, Yorrys adalah anggota DPD terpilih pada Pemilu 2019 lalu.

Dia menilai, sejumlah persoalan di Papua harus dibantu dicarikan jalan keluarnya, dan tak perlu ikut cawe-cawe dalam urusan Munas Golkar.

"Selain itu ada saran buat Bang Yorrys sebagai anggota DPD terpilih mewakili Provinsi Papua untuk dapat lebih berkonsentrasi mengurusi permasalahan yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Ancaman disintegrasi, isu SARA, pembangunan, sampai kesejahteraan harusnya bmenjadi fokus Yorrys saat ini, tidak usah lagi cawe-cawe urusan Munas Golkar. Kecuali Bang Yorrys mau jadi Pengurus DPP Golkar lagi," tandasnya.


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Elektoral





Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari