BBSDLP gagas Intelligence Room (IR) untuk Tingkatkan Layanan
berita
FOTO: Humas Balitbangtan
RILIS.ID, Jakarta— Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) menjadi satu-satunya lembaga riset pemerintah yang menyediakan layanan data dan informasi sumber daya lahan pertanian. Berbagai kebijakan pengembangan pertanian yang berkenaan dengan penyiapan data dan informasi sumber daya lahan berasal dari dapur lembaga ini.

Peningkatan kinerja sistem informasi dan layanan di BBSDLP terus ditingkatkan seiring dengan kebutuhan data dan ketersediaan sistem dan perangkat yang makin handal. Karenanya pengembangan ruang informasi layanan pintar (smart room) atau Intelligence Room (IR) digagas sebagai sarana display data dan informasi yang lengkap yang dapat diakses setiap saat baik untuk kebutuhan pengambilan kebijakan maupun layanan informasi khususnya bagi para pengambil kebijakan. 

Studi banding IR dilakukan di Kabupaten Situbondo (22/8/2019) oleh Tim BBSDLP sebanyak 5 orang 
yang terdiri dari Kabid KSPHP Dr. Yiyi Sulaeman, MSc., Kabid PE Dr. Popi Rejekingrum, MS, Kasi Kerjasama Penelitian BBSDLP Saefoel Bachri, S. Kom, MMSI, dan IT specialist Likco Desvian dan manajemen Ani Heryani.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat teknologi, konfigurasi dan tatakelola seperti apa yang diterapkan oleh Kab. Situbondo dalam membangun IR tersebut. 

Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hotiklutura, dan Perkebunan Kab. Situbondo, Ir. Farid Kuntadi. Dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan penerimaannya, serta berharap mendapatkan masukan berharga dari kunjungan yang dilakukan. 

Menurut Farid, pembangunan dan pengelolaan IR merupakan pekerjaan yang cukup berat karena data harus terus diupdate dan aplikasi harus terus dikembangkan. Selain itu Tim Teknologi Informasi (IT) yang ada harus terus mengikuti dan menyesuaikan diri dengan perkembangan IT yang makin cepat.

Dalam paparannya Kepala Dinas Kominfo Kab. Situbondo, Dadang Aries Bintoro menguraikan Intellicence Room Situbondo adalah sebuah ruang pintar Kabupaten Situbondo yang menyajikan berbagai informasi yang disajikan dalam sejumlah fitur yakni: Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (decission support system), Visualisasai Demografi Daerah, Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pemerintah, Monitoring Pelayanan Publik, CCTV, Tracking, Video Conference, Pusat Pengaduan Masyarakat, dan Pusat Penyusunan Strategi.

Dadang mengungkapkan rasa bangganya atas kunjugan tersebut, berharap tindak lanjut kerja sama dalam bentuk sharing data dan informasi, khusus terkait data sumberdaya lahan kabupaten Situbondo yang akan menjadi salah satu informasi pada IR tersebut.

Lebih jauh Dadang mengungkap, IR menyajikan beragai informasi dalam bentuk aplikasi, sistem informasi, sajian video, peta dll. Terdapat 50 website, 31 aplikasi dan 45 aplikasi E-Gov. Sistem Layanan masyarakat secara online (Stempel Situbondo) berisi 26 instansi yang memberikan 125 layanan masyarakat.

Selain menguraikan bagaimana sistem dijalankan, sistem pengelolaan yang dibutuhkan serta aspek pembiayaan yang dibutuhkan, Dadang juga menyajikan bagaimana dinamika data dan informasi yang dikelola. Sejumlah video atraktif yang menampilkan sumberdaya alam dan pariwisata Kab. Situbondo ditampilkan sangat menarik. 

"Untuk membangun sebuah fasilitas IR bukan saja kita bicara soal ruangan dan perangkat kerasnya disiapkan, lebih penting dari itu bagaimana menyiapkan kelengkapan data dan informasi yang akan disajikan," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Program dan Evaluasi BBSDLP, Dr. Popi Rejekiningrum dalam sambutannya menyampaikan kehadiran Tim BBSDLP merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah dirintis dan ditandatangani oleh Kepala Badan Litbang Pertanian pada 20 Maret 2019 lalu. Popi juga mengungkap bahwa kerja sama penelitian dengan Pemda Situbondo telah dan masih berlangsung sejak 2019. 

Pada kesempatan yang sama Kabid Kerja Sama Penelitian dan Pendayagunaan Hasil Peneltian (KSPHP), Dr. Yiyi Sulaeman, mengungkapkan apresiasi dan kekaguman atas IR yang dibangun Kab. Situbondo. Yiyi mengungkap bahwa BBSDLP dapat mengadopsi apa yang telah dilakukan oleh Kab. Situbondo. Intelligence Room Situbondo memberikan inspirasi sendiri sebagai salah satu model nyata yang dapat ditiru dalam pembangunan fasilitas serupa yang akan dikembangkan di BBSDLP. Yiyi selanjutnya menawarkan berbagai kerjasama penelitian dan  peningkatan kapasitas (capacity building) antara lain dengan melibatkan Dinas Kominfo dan DTPHP Kab. Situbondo untuk hadir pada acara workshop Big Data yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang.

Sumber: SB/Balitbangtan


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari