Berlaku Mei, ASN Dilarang Merokok Sembarangan, Ini Ancamannya
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID
RILIS.ID, Tangerang Selatan— Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan memberlakukan penindakan tegas terkait pengendalian tembakau. Ini sesuai Perda No. 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Pengendalian tembakau melalui Perda KTR sejak diterbitkan pada 2016 sampai saat ini masih tahap sosialisasi.

Namun, sosialisasi itu akan membuahkan hasil ketegasan untuk menerapkan Perda KTR di Tangsel pada bulan Mei mendatang.

Secara lebih luas, Perda ini dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari bahaya paparan asap rokok.

Juga bertujuan menciptakan ruang dan lingkungan yang lebih bersih bagi masyarakat serta mencegah munculnya perokok pemula.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Tangsel Iin Sofiawati mengatakan, dalam implementasinya, Perda KTR secara efektif diterapkan di areal fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan lokasi lain, seperti sarana olahraga dan taman kota.

“Perda KTR intinya tidak melarang masyarakat untuk merokok, melainkan bertujuan menciptakan ruang dan lingkungan yang lebih bersih di Tangsel. Nanti akan ada ruang khusus untuk merokok dan dibentuk satgas pada bulan Mei," katanya.

Iin menegaskan, pihaknya masih melakukan sosialisasi Perda KTR. Dalam penerapannya, Iin mengaku ada tindakan tegas terhadap ASN yang diketahui merokok di dalam kawasan tanpa rokok.

“Nanti setiap OPD harus ikuti aturan, satgas-satgas nanti tugasnya melakukan OTT terhadap warga dan ASN yang kedapatan merokok di kawasan KTR. Andaikata ada ASN yang kedapatan melanggar, nanti ada sanksi khusus yang diberikan kepada atasannya, yakni denda atau penjara tiga bulan," paparnya.

Pemkot mengklaim telah menyiapkan sel penjara di BNN Kota Tangsel untuk menampung para pelanggar Perda No. 4 Tahun 2016.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Tangsel Sri Lintang Rosi Aryani menyatakan Perda KTR bukan suatu larangan bagi masyarakat untuk merokok.

Namun, kata Lintang, aturan tersebut untuk memberikan larangan merokok yang sudah ditentukan dalam Perda KTR.

“Perlu diketahui KTR bukan melarang orang merokok, namun aturan yang terkait kawasan atau tempat tidak diperbolehkan  merokok. Di luar KTR masih boleh merokok," ujarnya. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari