Di Sidang Pileg, Rambe Kamarul Zaman Gagal Pertahankan Kursi DPR
berita
FOTO: Antara
RILIS.ID, Jakarta— Caleg DPR RI petahana dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara 2, Rambe Kamarul Zaman, gagal mempertahanan kursi di Senayan setelah permohonannya ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). 

Rambe dalam permohonannya mendalilkan terjadi pengurangan perolehan suara sebanyak 2.009 di Kecamatan Lahomi, Mandrehe dan Lolofitu Moi.

Dalam sidang pengucapan putusan di Gedung MK, hakim konstitusi Arief Hidayat, mengatakan, persoalan yang didalilkan Rambe sudah diselesaikan dalam rekapitulasi berjenjang.

"Dalil adanya pengurangan suara pemohon sebanyak 2.009 suara di Nias Selatan tidak terbukti, sedangkan dalil pemohon berkenaan Kabupaten Nias Barat dan Tapanuli Tengah menurut Mahkamah tidak beralasan menurut hukum," kata Hidayat membacakan pertimbangan MK, Jumat (9/8/2019). 

Dalam dalilnya, politikus senior ini menyebut KPU Nias Barat melakukan pelanggaran administrasi pemilu, yakni prosedur, tata cara dan mekanisme dalam rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara.

Namun, dengan tidak terbuktinya pengurangan suara itu, MK menolak permohonan dari caleg petahana itu.

"Amar putusan mengadili, menolak permohonan pemohon selain dan selebihnya," ujar Ketua MK, Anwar Usman.

Dengan ditolaknya permohonan itu, perolehan suara Rambe Kamarul Zaman tetap sebanyak 52.441 suara atau terbanyak kedua setelah Lamhot Sinaga sebesar 53.398.

Sementara Partai Golkar memiliki jatah satu kursi dari dapil itu sehingga Lamhot Sinaga yang akan melaju ke Senayan.

Sumber: Antara


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Elektoral



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari