Dilaporkan ke Polisi, Rocky Gerung: Ini Kasus Norak
berita
Pakar filsafat, Rocky Gerung bersama tim melakukan jumpa pers di Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin.
RILIS.ID, Jakarta— Pakar filsafat, Rocky Gerung menilai, kasus yang menjerat dirinya beberapa waktu lalu atas pernyataan yang ia lempar, merupakan kasus yang berlebihan alias norak.

Pasalnya, akan menjadi aneh bila terjadi pemeriksaan yang dilakukan kepolisian terkait dengan makna fiksi yang dilontarkannya tersebut. 

"Masa yang norak begini mau diadili. Nanti di persidangan argumentasi saya apa kalau ditanya, saya kasih kitab tebal logika apa? Silogisme apa? atau kitab tebal mengenai fiksi? Kan ajaib," kata Rocky di kawasan Menteng, Jakarta (25/4/2018).

Meski begitu, Rocky tak mempermasalahkan pelaporan yang dilakukan sejumlah pihak tersebut. Namun, menurutnya, kasus itu justru akan merugikan berbagai pihak, terutama penegak hukum.

"Saya cuma ingatkan kepada penegak hukum, ini jangan buang-buang waktu dan tenaga untuk hal yang kalau saya bilang, fiktif," ujarnya. 

Sebelumnya, Rocky Gerung dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Heddy Setya Permadi alias Abu Janda ke Polda Metro Jaya. 

Dosen filsafat itu dilaporkan lantaran diduga melakukan ujaran kebencian atas ucapannya di acara televisi yang menyinggung isu SARA, karena mengatakan kitab suci adalah fiksi.

Editor:


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari