DPR Kunker ke Desa Terbaik se-Indonesia di Malang
berita
Ibnu Munzir (ketiga dari kiri) saat memimpin Kunker Komisi V DPR ke Desa Ngroto, Pojon, Malang, Jawa Timur. FOTO: dpr.go.id
RILIS.ID, Malang— Desa Ngroto di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi desa terbaik atau nomor satu di seluruh Indonesia. Desa tersebut masuk dalam 100 desa terbaik indeks desa membangun (IDM) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dengan adanya prestasi ini, masyarakat Desa Ngroto dinilai sadar akan pentingnya pembangunan dan pengembangan desa.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ibnu Munzir saat memimpin kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Desa Ngroto, Pujon, Kabupaten Malang, Jatim, beberapa waktu lalu.

"Saya kira pemenang IDM ini, dari segi kesadaran warga untuk menghadapi perkembangan sudah makin bagus. Dan terbukti kesadaran mereka untuk menopang perkembangan BUMDes cukup banyak. Mereka juga sudah mulai membangun wisata," ujar Ibnu Munzir, dikutip dari laman resmi DPR RI.

Menurut Ibnu Munzur, gambaran kesadaran masyarakat Desa Ngroto terhadap pertumbuhan dan perkembangan desa melalui usaha dan BUMDes sangat terlihat dari proses sosialisasi via media sosial.

"Karena itu, saya kira pantas kalau Desa Ngroto ini mendapatkan juara satu," puji Ibnu.

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Desa Ngroto ini sudah sesuai dengan apa yang dicanangkan oleh Undang-Undang Desa.

Namun, menurutnya, ada potensi yang bisa lebih dikembangkan di Desa Ngroto ini. Seperti adanya variasi usaha, sehingga potensi yang ada di desa tersebut bisa menjadi aset yang bisa dikelola dengan pendekatan usaha. Selain itu, kerja sama dengan sektor swasta juga dimungkinkan dalam pengembangan BUMDes di Desa Ngroto ini.

"Bagi kita, desa ini menjadi satu contoh, dan mudah-mudahan ini bisa bergulir ke seluruh desa di seluruh Indonesia. Kalau ini terjadi, saya kira kita bisa yakin bahwa pertumbuhan dari desa bisa menopang perkembangan kota. Dan apa yang direncanakan untuk menyejahterakan masyarakat secara merata dan konsep Presiden Jokowi untuk perkembangan Indonesia sentris itu bisa terwujud. Dan melalui pola itu, Komisi V akan mendukung itu," ucap politisi dapil Sulawesi Barat itu optimistis.

Sementara itu, Kepala Desa Ngroto Prayogi mengatakan, desa yang dipimpinnya memiliki banyak potensi. Salah satunya sumber mata air yang sangat besar sekali, sehingga perlu pengelolaan untuk wisata dan kepentingan pertanian. Pertanian itu nantinya juga direncanakan untuk konsep wisata. Namun ia mengakui, masih perlunya bantuan dan pembinaan dari pemerintah untuk mengembangkan Desa Ngroto ini.

"Kendala yang kami rasakan sementara ini anggaran belum mencakup sampai ke sana. Sehingga kami untuk bidang perekonomian, masih banyak sekali perlu dukungan, walaupun kami IDM-nya nilai 94. Melalui BUMDes Desa Ngroto, kami masih butuh bantuan pembinaan seperti peningkatan kapasitasnya, pengelolaan manajemennya, dan dasar hukumnya seperti apa. Harapan kami ada sinergitas, karena BUMDes ini untuk peningkatan perekonomian masyarakat," jelas Prayogi.

Kunjungan kerja ini juga diikuti sejumlah Anggota Komisi V DPR RI diantaranya Henky Kurniadi (F-PDI Perjuangan), Sadarestuwati (F-PDI Perjuangan), Bambang Haryo Soekartono (F-Gerindra), Ida Bagus Putu Sukarta (F-Gerindra), Bahrum Daido (F-Demokrat), Willem Wandik (F-Demokrat), Jhon Siffy Mirin (F-PAN), Nur Yasin (F-PKB), dan Unais Ali Hisyam (F-PKB).

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari