Hari Filateli Indonesia, Ini Sejarahnya
berita
FOTO: Pixabay
RILIS.ID, Jakarta— Bagi Anda yang suka mengoleksi benda-benda pos, pasti tahu jika hari ini diperingati Hari Filateli Indonesia, Kamis (29/3/2018). 

Kata filateli dulunya ditulis philateli yang berasal dari bahasa Yunani philos dan ateleia. Philos berarti teman, sedangkan ateleia artinya bebas bea.

Jadi, secara harfiah filateli bisa diartikan membebaskan teman dari bea pos, di mana perwujudannya berupa prangko yang telah dibayarkan si pengirim dan meneruhnya pada sampul surat sebagai bukti pembayaran.

Kini, filateli lebih merujuk pada kegemaran seseorang mengumpulkan prangko dan benda-benda pos lainnya. Filatelis sendiri berarti orang yang gemar mengumpulkan benda-benda filateli. 

Lalu tahukah Anda bagaimana sejarah di balik Hari Filateli Indonesia yang diperingati setiap 29 Maret?

Melansir berbagai sumber, peringatan Hari Filateli Indonesia bermula dari perkumpulan para kolektor prangko pada 29 Maret 1940 di Jakarta. Dalam pertemuan itu, mereka kemudian membentuk sebuah komunitas filateli bernama "Postzegelverzamelaars Club Batavia".

Rupanya, perkumpulan tersebut jadi gerakan yang terorganisir secara nasional, diwujudkan dengan pembentukan "Nederlandsch Indische Vereeniging van Postzegel Verzamelaars" dan diresmikan pada tanggal 15 Agustus 1940.

Kemudian pada 1953, nama perkumpulan itu diganti jadi "Algemene Vereeniging Voor Philatelisten In Indonesia" atau berarti Perkumpulan Umum Philateli Indonesia. Lalu berubah lagi menjadi 
Perkumpulan Philatelis Indonesia (PPI) pada 1965.

Rupanya, perubahan tak sampai di situ, dari PPI kemudian berganti menjadi Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) pada 1985 hingga sekarang.

Nah, sekarang sudah tahu kan sejarah Hari Filateli Indonesia. Selamat Hari Filateli Indonesia!


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Kronik





Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari