Jokowi Disarankan Pilih Eks Komisioner jadi Dewan Pengawas KPK
berita
Ilustrasi Dewan Pengawas KPK
RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin, meminta Presiden Joko Widodo memilih orang-orang yang berpengalaman di bidang hukum sebagai anggota Dewan Pengawas KPK. Dia menyarankan Mantan Komisioner KPK masuk menjadi kandidat yang bisa dipilih Presiden.  

"Cari orang yg berpengalaman di bidang hukum, punya experience di bidang hukum. Bisa saja mantan KPK, bisa saja mantan komisioner, tentu punya experience yang cukup di bidang hukum," ujar Aziz di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/11/2019).

DPR, kata Aziz, tak mempermasalahkan dewas KPK berasal dari unsur apa pun, termasuk kepolisian. Asalkan, sosok tersebut memiliki integritas dan kompetensi dalam mengawasi kerja komisi antirasuah.

"Tanpa membatasi, punya pengalaman, punya akuntabilitas dalam dunia hukum, dan bisa menganalisis UU tersebut," kata Aziz.

Dia juga mengingatkan semua pihak untuk mengawasi proses pemilihan Dewas KPK berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019. Hal ini untuk menghindari konflik kepentingan dalam proses pemilihannya.

"Kita harus menjaga, seluruh komponen bangsa harus menjaga, tak ada conflict of interest dalam penunjukan dalam pelaksanaan UU," jelas Aziz.

Diketahui, Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berlaku sejak 17 Oktober 2019. Salah satu amanat dalam UU tersebut, yakni dewan pengawas.

Presiden Jokowi memastikan sudah mengantongi nama-nama dewan pengawas. Jokowi akan memilih langsung Dewan Pengawas (Dewas) KPK tanpa melalui panitia seleksi (pansel).

 


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari