Ketua DPR: Belum Waktunya Amandemen UUD '45
berita
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, tak menyetujui amandemen Undang-Undang Dasar 1945 pada tahun ini dan kembali pada versi asli. Sebab, bukan perkara mudah untuk dilakukan.

"Dengan sikap politik saya dan sebagai Ketua DPR, menilai, belum waktunya dan tidak mungkin sempat," ujarnya di Jakarta, Kamis (1/2/2018). UUD 1945 sudah diamandemen empat kali.

Menurut politisi Golkar ini, ada konsekuensi yang harus ditanggung, jika kembali pada konstitusi awal. Sistem presidensial, misalnya. "Ketika kita ingin kembali mengamandemen, itu bukan jalan yang mudah, terutama terhadap sistem presidensial," jelasnya.

Di sisi lain, menurut Bamsoet, sapaannya, DPR periode 2014-2019 punya waktu sekitar 18 bulan menjabat. Namun, efektif bekerja cuma delapan bulan, karena sibuk menghadapi tahun politik. "Sementara, ada 49 undang-undang yang harus diselesaikan di DPR," imbuhnya.

Karenanya, Bamsoet memprioritaskan "keteduhan" di Senayan. Tujuannya, anggota dewan maksimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). "Agar agenda politik yang sedang berjalan menjadi pesta rakyat yang menggembirakan, bukan menakutkan," pungkas dia.

Editor:


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari