KPPU Putuskan Tidak Ada Bukti Persekongkolan di Tender Proyek Kalija I
berita
KPPU. FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutus perkara dugaan pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Pengadaan Pekerjaan EPC Proyek Pembangunan dan Pengoperasian Ruas Transmisi Kalija I (Kepodang-Tambak Lorok Semarang) pada Kamis (13/6/2019). 

Ada tiga perusahaan yang menjadi terlapor dalam perkara tersebut, yaitu PT PGAS Solution, Sapura Offshore, Sdn. Bhd., PT Encona Inti Industri. Ketiga perusahaan itu adalah konsorsium pemenang tender.

Berdasarkan analisa dari Ketua Majelis Komisi, Kodrat Wibowo, dan para anggota di antaranya Ukay Karyadi, Afif Hasbullah, menilai bahwa berdasarkan fakta-fakta persidangan, maka seluruh dugaan tindakan persekongkolan yang dilakukan oleh terlapor ketiga perusahaan tidak terbukti. 

Dengan tidak dapat dibuktikannya adanya tindakan persekongkolan yang dilakukan pada proses pra tender, proses evaluasi tender, tahap penetapan pemenang, dan tahap penandatanganan kontrak pada perkara a quo, maka unsur bersekongkol tidak terpenuhi.

Adapun persekongkolan yang dimaksud adalah soal kerja sama antara PGAS Solution dan Encona Inti Industri untuk memfasilitasi dan memenangkan Saputra Kencana TL Offshore Sdn. Bhd, untuk memenangkan tender proyek Kalija I. 

Editor: Sukma Alam


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari