Making Indonesia 4.0, Menuju 10 Negara Ekonomi Terbesar
berita
RILIS.ID, — Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa inisiatif Making Indonesia 4.0 yang dibuat oleh Kementerian Perindustrian dinilai sebanding dengan kebijakan bisnis dan perdagangan di negara-negara Eropa. Hal ini mengacu pada hasil studi European Business Chambers of Commerce (EuroCham) yang bertajuk Transforming Indonesia Economy Toward Industry 4.0.

“Studi yang dilakukan oleh EuroCham ini sesuai dengan yang dilakukan oleh Indonesia dalam pengembangan Making Indonesia 4.0. Jadi, relatif mempunyai tingkat kebijakan yang comparable (sebanding) dengan negara-negara lain,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Menurut Ketua EuroCham, Corine Tap, penelitian tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia, khususnya pada bidang manufaktur. Metode yang digunakan melalui survei dan wawancara dengan mengumpulkan berbagai studi kasus dan praktik oleh perusahaan anggota EuroCham yang telah berinvestasi dan beroperasi di Indonesia.

“Penelitian EuroCham dapat digunakan sebagai referensi untuk diskusi lebih lanjut terhadap proses pembentukan kebijakan dalam mencapai tujuan Making Indonesia Industry 4.0,” imbuh Corine.

Mengacu pada dokumen Making Indonesia 4.0 yang dipublikasikan oleh Kementerian Perindustrian, implementasi strategi dan peta jalan yang dibuat diharapkan menjadi landasan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 10 negara ekonomi terbesar dunia di masa depan. Inisiatif ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari institusi pemerintah, asosiasi industri, pelaku usaha, penyedia teknologi, hingga lembaga riset dan pendidikan.

Terdapat 5 sektor manufaktur yang menjadi fokus, yaitu makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronik. Kelima sektor ini dipilih setelah melalui evaluasi dampak ekonomi dan kriteria kelayakan implementasi yang mencakup ukuran Product Domestic Bruto (PDB), perdagangan, potensi dampak terhadap industri lain, besaran investasi, dan kecepatan penetrasi pasar.

“Apa yang dilakukan oleh Indonesia sudah sejalan (dengan negara-negara Eropa), dan ini menjadi tantangan kita semua ke depan, tentu yang digenjot kebijakan yang sejalan dengan para investor,” pungkas Airlangga. (Bergas)


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari