Mampu Potong Waktu Tempuh Target Tol Cisumdawu Dipercepat
berita
FOTO: Humas Kementerian PUPR
RILIS.ID, Jakarta— Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto mengatakan target pembangunan tol Cisumdawu akan dipercepat dan rampung akhir 2019.

"Kalau yang namanya perkerjaan bisa di percepatkan nilai manfaatnya bisa lebih awal kita terima yah, seperti tol Cisumdawu fase tiga berdasarkan kontrak sampai 2020 yah kita percepat bisa 2019 rampung," jelasnya kepada media di Press Room Kementerian PUPR, Jakarta, baru-baru ini.

Kendala yang dihadapi saat ini masih persoalan klasik yakni pembebasan lahan yang kini masih proses. Sepanjang masalah lahan bisa diselesaikan dengan baik, kata Sugiyartanto tidak ada masalah sosial menyangkut pembebasan lahan.

"Kadang kala proses berlarut-larut itu karena ketersediaan lahan. Kalau konstruksi itu tergantung kita. Kalau lahan sudah bebas konstruksi tinggal tambah orang, target kan tetap. Nah, kalau tambah orang tambah alat pasti lebih cepat," ujarnya.

Untuk menghubungkan akses dari Cipali menuju Bandar Udara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka, Jawa Barat, kata Sugiyartanto rencananya ada prakarsa yang  mengajukan usulan untuk membangun akses sepanjang 34 kilometer.

"Sementara dalam proses evaluasi. Kan dilihat dari kapasitas fiskal kemampuan equitynya sesui kemampuan proporsi prakarsa sekaligus kesiapan lahannya juga," kata Sugiyartanto.

Saat ini tol Cisumdawu fase satu sudah ada sekitar enam kilometer dari total fase satu, sedangkan fase dua (terowongan) ada sebagian jembatan tinggi juga sudah hampir selesai. Tinggal ada satu kendala saja yakni masalah teknis saja karena saking dinginnya pilar, sedangkan fase tiga sudah kontra.

"Sehingga diharapkan fase 1, 2, 3 kalau nyambung yah terus nanti di tambah ada prakarsa ke Cipali, dari Cipali ke Bandara Kertajati harapannya kita inginkan, memang sebagian bukan pendanaan dari pemerintah tapi ada sebagian prakasa dan sebagian pinjaman bon Cina," bebernya.

Pemerintah di Cisumdawu juga sama-sama menargetkan selesai 2020/2019. Meskipun secara kontraktual hingga 2020 tapi pemerintah setempat mengharapkan pembangunan dipercepat agar rampung diakhir 2019.

Pembangunan tol Cisumdawu tentunya akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Jika selesai lebih awal maka masyarakat akan menikmatinya lebih cepat juga. 

"Waktu tempuh kalau tol pasti, sedangkan kalau kondisi jalan yah pasti waktu tempuh juga relatif bisa lebih pendek yah untuk jarak yang sama," ungkapnya.

Terkait proyek baru tol Bocimi (Bogor-Cianjur-Sukabumi) yang kabarnya akan diperpanjang sampai ke Bandung menjadi Bocisuba (Bogor-Cianjur-Sukabumi-Bandung) Sugiyartanto menerangkan bahwa, di Jakarta nantinya ada  JORR 1, JORR 2 dan JORR 3 dimana masing-masing Outer Ring Road memiliki sirip-siripnya yakni Bogor, Ciawi, Sukabumi masuk ke arah Bandung. 

Kemudian dari Cikampek Elevated masuk ke Cikampek selatan 2, kemudian dari Cipali ke kanan merupakan akses ke Bandara Kertajati masuk ke daerah Subang, kemudian ke Cisumdawu.

"Kalau yang lewat Bogor, Ciawi, Sukabumi di satukan. yang 15,35 kilometer yang sudah relatif tinggal finishing sama uji layal fungsi, kalau sisanya sementara maju, bergerak dengan pembahasan tanah secara paraler. Demikian juga dari Sukabumi - Bandung sama, itu berjalan terus karena itu bagian dari prakarsa," pungkasnya.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari