Mendagri Harapkan Proaktif Masyarakat Rekam KTP
berita
Mendagri Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
RILIS.ID, Palembang— Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, meminta masyarakat yang belum merekam KTP elektronik bisa proaktif melakukan perekaman data, sehingga bisa menggunakan hak pilihnya nanti dalam pemilu.

Ia mengingatkan bahwa undang-undang mengatur soal pelaksanaan pemilu pada tahun depan, hanya bisa diikuti oleh mereka sudah memiliki KTP elektronik.

"Sekarang ini sudah 97,8 persen yang sudah merekam dari 184 juta penduduk yang berhak punya e-KTP yang orang dewasa," katanya usai menghadiri rapat paripurna istimewa XIX DPRD Sumsel dengan agenda memperingati hari jadi ke-72 Provinsi Sumsel di Palembang, Rabu (23/5/2018).

Ia menyatakan, dengan merekam data maka ada kepastian bahwa warga yang bersangkutan masih hidup, meninggal dunia, tinggal di mana, untuk bisa masuk daftar pemilih tetap (DPT).

"Sekarang ini sudah 97,8 persen, dua persen dari 184 juta ini besar. Jadi, yang tinggal di kota-kota besar, yang tinggal di luar negeri, yang TKI, TKW, tolong lah sempatkan waktu untuk merekam datanya kalau dia ingin untuk menggunakan hak pilihnya pada tahun depan," ujarnya.

Ia menuturkan, kuncinya pemerintah siap, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga jemput bola, kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) jemput bola, tapi pro aktif masyarakat harus diutamakan.

Sementara itu, mengenai pemilih pemula ia menyampaikan, pemilih pemula setiap tahun rata-rata 15 juta yang remaja masuk.

Ia menjelaskan, pada hari pemungutan suara dia belum masuk dalam DPT, tapi masih bisa menggunakan surat-surat baru.

"KTP elektronik baru yang sudah kita persiapkan, kalau belum sempat merekam, setidaknya dia ada surat keterangan untuk memastikan saja kalau dia tinggal di sana di RT, di RW, di kecamatan, di Kabupaten dia masuk TPS mana," katanya.

Sumber: ANTARA


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari