Ombudsman Sebut OJK Tak Proaktif Selesaikan Masalah Keuangan
berita
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan
RILIS.ID, Jakarta— Ombudsman Republik Indonesia Bidang Pengampu Ahmad Alamsyah Saragih menyebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak proaktif dalam menyelesaikan masalah di Indusri keuangan. Sebagaimana yang terjadi pada Asuransi Jiwasraya, AJB Bumiputera hingga Bank Muamalat, menurutnya, OJK tidak mampu melakukan mitigasi hingga masalah tersebut menjadi akut.

"OJK harus lebih proaktif. Meski tetap harus pruden, tak bisa lakukan pendekatan yang konservatif. Untuk aduan masyarakat jangan lantas seolah digiring ke pengadilan, seolah-olah upaya resolusi OJK hanya formalitas. Harus lebih kreatif," kata dia kepada Wartawan, Selasa (19/11/2019) 

Kemudian dalam hal pengawasan, lanjutnya, OJK juga menyetujui lalai dan tidak mampu melakukan deteksi dini. Dia mencontohkan, dalam kasus Jiwasraya, AJB Bumiputera dan Bank Muamalat, harusnya OJK mampu melakukan deteksi hingga dapat mendukung dan memperbaikinya, namun nyatanya OJK tidak dapat mengaktifkannya sesuai dengan yang diinginkan. 

"OJK harus punya sistem deteksi dini yang ditindaklanjuti oleh konkrit. Untuk kasus Jiwasraya, Bumiputra dan Bank Muamalat akibatnya jadi sangat terlambat. OJK itu pilihan, bukan peraturan. Harusnya bisa lebih moderat," tutur dia.

Sebelumnya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Senin (18/11), Jajaran OJK dicecar atas kelalaiannya dalam hal pengawasan kesehatan industri keuangan.

Anggota dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakun menerima kesal lantaran waktu yang diberikan kepada OJK dalam menyelesaikan masalah tersebtu tidak membuahkan progres yang berarti.

"Ini kita lihat ke dalam sudah menunggu jauh pengawasannya. Kita sudah lama menunggu ini. Saya ngomong ini karena saya termasuk yang telah menyediakan waktu yang cukup untuk OJK Meminta masalah-masalah ini tidak berisik di masyarakat," katanya.

Selain itu, Vera Febyanthy dari Fraksi Partai Demokrat juga mengkritisi kinerja OJK. 

"Kalau semua masalah baru muncul, kemana fungsi OJK selama ini? Yang terjadi sekarang asuransi Bumiputera, Jiwasraya, Bank Muamalat. Pengawasannya di mana sampai saat ini. Karena itu juga tidak akan ada yang bisa dicari kalau ada izin dari OJK," kata dia.

 


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari