Panglima Hadi kembali Mutasi 56 Perwira Tinggi TNI, Ini Daftarnya
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi dan promosi kepada 56 perwira tinggi TNI baik dari matra darat, laut dan udara. Menurut Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman, mutasi jabatan di lingkungan TNI adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi. 

"Guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan di tingkat Perwira Tinggi TNI," kata Taibur dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/8/2019). 

Mutasi dan promosi kepada 56 perwira tinggi TNI itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/872/VIII/2019 tanggal 14 Agustus  2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. 

Dalam SK itu, ditetapkan mutasi dan promosi  jabatan 56 perwira tinggi (Pati) TNI terdiri dari 17 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 19 Pati dari TNI Angkatan Laut dan 20 Pati TNI Angkatan Udara.

Berikut daftar lengkapnya:
 
17 Pati TNI AD yaitu Letjen Agus Surya Bakti dari Sesmenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen Nono Suharsono dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen Sudirman dari TA. Pengkaji Bid. Geografi Lemhannas menjadi Koorsahli Panglima TNI, Mayjen Cucu Sumantri dari Staf Khusus Kasad menjadi TA. Pengkaji Bid. Geografi Lemhannas. 

Selanjutnya Mayjen Abdul Hafil Fuddin dari Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Dosen Unhan, Mayjen Yosua Pandit Sembiring dari Pangdam XVII/Cen menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau dari Pangdam XVIII/Ksr menjadi Pangdam XVII/Cen, Mayjen Santos Gunawan Matondang dari Wadan Sesko TNI menjadi Pangdam XVIII/Ksr.

Brigjen Ali Hamdan Bogra dari Bandep Ur. Lingkungan Sosial Setjen Wantannas menjadi Wadan Sesko TNI, Kolonel Arh Purwo Sudaryanto dari Paban Sahli Bid. BUMN/BUMD Pok Sahli Bid. Ekonomi Sahli Kasad menjadi Bandep Ur. Lingkungan Sosial Setjen Wantannas, Brigjen Moch. A.B. Purwanto dari Sesitjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen Dwi Mastono dari Ir II Itjen Kemhan menjadi Sesitjen Kemhan, Kolonel Czi Rahmat Triyono dari Kabagum Set Itjen Kemhan menjadi Ir I Itjen Kemhan. 

Kemudian Mayjen Ilyas Alamsyah dari Staf Khusus Kasad menjadi Dosen Unhan, Mayjen Wibisono Puspitohadi dari Kasatwas Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen Kamistan Hadirin dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun) dan Mayjen Awaluddin dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Adapun 19 Pati TNI Angkatan Laut di antaranya yaitu Brigjen (Mar) Deden Sudarman dari Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma Agus Sulaeman dari Danlantamal II Padang Koarmada I menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg, Laksma Dafit Santoso dari Staf Khusus Kasal menjadi Danlantamal II Padang Koarmada I, Laksma Sunaryo dari Ir I Itjen Kemhan menjadi Ir II Itjen Kemhan. 

Selanjutnya Laksda Sulistiyanto dari Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma Suhirwan dari Wakil Dekan Fakultas Strategis Pertahanan Unhan menjadi Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Kolonel Laut (P) Edi Suhardono dari Ses Prodi Doktoral Ilmu Pertahanan Fakultas Keamanan Nasional Unhan menjadi Wakil Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan.

Laksda Anwar Saadi dari Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda Djoko Erwan P dari Irjenal menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Laksda Suselo dari TA Pengajar Bid. Hankam Lemhannas menjadi Irjenal, Laksma Prasetya Nugraha dari Kadisadal menjadi TA Pengajar Bid. Hankam Lemhannas, Kolonel Laut (T) Udyatmiko dari Paban I Ren Slogal menjadi Kadisadal, Laksda R. Achmad Rivai dari TA Pengkaji Bid. Sismennas Lemhannas menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma Erman Syafril dari Dirsosmed Taplai Debid Taplai Bangsa Lemhannas menjadi TA Pengkaji Bid. Sismennas Lemhannas.

Laksma Rahmad Wahyudi dari Danguspurla Koarmada III menjadi Dirsosmed Taplai Debid Taplai Bangsa Lemhannas, Kolonel Laut (P) R. Aviantara IH dari Asops Koarmada I menjadi Danguspurla Koarmada III, Laksda Sapto Adi dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma Muspin Santoso dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Laksma Maghoni dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

Sementara 20 Pati TNI Angkatan Udara yaitu Marsda Johannes Berchmans SW. dari Asops Kasau menjadi Irjenau, Marsda Umar Sugeng Hariyono dari Koorsahli Kasau menjadi Asops Kasau, Marsda Yadi Indrayadi Sutanandika dari Irjenau menjadi Koorsahli Kasau, Marsda Henri Alfiandi dari Pangkoopsau II menjadi Danseskoau, Marsda Donny Ermawan dari Danseskoau menjadi Pangkoopsau II, Marsma Sudarmin dari Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun). 

Kemudian Kolonel Lek Y.C. Musa Kaunang dari Irdalog Itbinsumda Itjenau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam, Marsda Asep Sumaruddin dari TA Pengajar Bid. Hubungan Internasional Lemhannas menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma Julexi Tambayong dari Karoren Settama Lemhannas menjadi TA Pengajar Bid. Hubungan Internasional Lemhannas.

Marsma Heraldy Dumex Dharma dari Staf Khusus Kasau menjadi Karoren Settama Lemhannas, Marsda Toto Boedihardjo dari TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma Bebas Irianto dari Irbinsumda Itjenau menjadi TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas, Kolonel Tek Sujatmiko G. S dari Ir Koopsau I menjadi Irbinsumda Itjenau, Marsma Bambang Sigit Setyono dari TA Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma Hadi Suwito dari Wadan Koharmatau menjadi  TA Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas.

Marsma Toto Miarto dari Kadisinfolahtaau menjadi Wadan Koharmatau, Marsma Hari Pramono dari Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah pada Deputi Bid. Identifikasi dan Deteksi BSSN menjadi Kadisinfolahtaau, Kolonel Lek Akhmad Toha dari Dosen Utama Seskoau menjadi Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah pada Deputi Bid. Identifikasi dan Deteksi BSSN, Marsda Deri Pemba Syafar dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun) dan Marsma Agustinus Sukendro B dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari