Pastikan Tak Bisa Diintervensi, Ketua MK: Kami Hanya Takut pada Allah
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, menegaskan bahwa lembaganya itu independen dan tidak akan dapat diintervensi oleh siapapun dalam menyidangkan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Anwar juga menegaskan bahwa dirinya tidak takut dengan siapapun. Dirinya mengaku hanya takut kepada Allah. 

"Enggak akan bisa dipengaruhi oleh siapapun. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan konstitusi, dan kami hanya takut kepada Allah SWT," tegas Anwar Usman kepada media di Gedung MK, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Anwar mengatakan, MK akan memperlakukan semua Pemohon pencari keadilan di lembaganya tersebut, termasuk terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), secara adil.

Menurut Anwar, persidangan PHPU Pilpres di MK bukan semata tentang siapa yang kelak menjadi presiden terpilih, melainkan juga tentang keutuhan dan kesatuan NKRI.

Sementara itu, terkait permohonan gugatan PHPU yang dilayangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02  Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Anwar meminta publik untuk melihat sendiri apa yang ada dalam persidangan nanti.

Sidang pendahuluan PHPU Pilpres dilaksanakan 14 Juni 2019. Setelah sidang pendahuluan dilaksanakan, MK memiliki waktu 14 hari untuk mengeluarkan putusan.

Sumber: Antara


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari