Soal Video Mesum Pelajar SMK di Bulukumba, Ini yang Dilakukan KPAI
berita
FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta— Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan mendalami kemungkinan pelanggaran hak anak dalam penanganan video mesum yang diduga melibatkan pelajar asal Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

"KPAI akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendalami kasus ini secara utuh," kata Ketua KPAI Susanto saat dihubungi di Jakarta, Minggu (16/6/2019). 

Susanto mengatakan, dalam kasus itu terdapat beberapa masalah, salah satunya sanksi yang disebut-sebut telah dijatuhkan kepada kedua pelajar tersebut.

Menurut Susanto, sanksi dari sekolah tersebut perlu didalami secara utuh agar tidak justru melanggar hak-hak anak dan perlindungan anak.

"Keberlangsungan sekolah kedua anak itu perlu dipastikan. Jangan sampai kasus ini membuat mereka putus sekolah," ujarnya. 

Masalah berikutnya, lanjut dia, adalah kesepakatan keluarga untuk menikahkan kedua anak tersebut. Bila hal itu terjadi, menurut dia, patut diduga telah terjadi pelanggaran hak anak.

"Bila mereka masih pelajar sekolah menengah, maka mereka menikah sebelum batas usia yang ditentukan undang-undang," ungkapnya. 

Sebelumnya, beredar video mesum yang diduga dilakukan pasangan pelajar di Kabupaten Bulukamba di dalam kelas.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, mengatakan, video tersebut direkam pada April 2019, sedangkan kedua pelajar tersebut sudah mendapatkan sanksi dari sekolah. Atas kesepakatan keluarga, akhirnya mereka dinikahkan serta tidak lagi tinggal di Bulukumba.

"Peredaran video itu tentu kembali mengganggu psikologi mereka. Meski saat ini tidak lagi berdomisili di Kabupaten Bulukumba," katanya. 

Sumber: Antara


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari