Tol Trans Jawa Ruas Madiun Banjir, Gerindra Sindir Kampanye Jokowi 2014
berita
FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta— Jalan tol Trans Jawa ruas Ngawi-Kertosono pada KM 603-604, tepatnya di Desa Glonggong, Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terendam banjir, pada Kamis (7/3/2019). Ketinggian banjir hampir mencapai 1 meter sehingga akses jalan dari Surabaya menuju Solo terputus. 

Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro, mempertanyakan proses pembangunan tol Trans Jawa tersebut. Menurutnya, banjir itu terjadi akibat pengerjaannya yang terburu-buru sehingga tanggulnya mudah jebol. 

"Wajar publik bingung. Tol tersebut baru diresmikan. Mestinya terbebas dari banjir," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/3/2019). 


Ketua Umum Satria Gerindra itu kemudian menyinggung janji kampanye Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2014 lalu. Menurutnya, tol Trans Jawa bukan lah bagian dari janji Jokowi di Pilpres 2014. 

"Janji Jokowi adalah membangun tol laut. Menurutnya (Jokowi), bentangan wilayah laut mulai dari Aceh hingga Papua dianggap belum terkoneksi secara baik. Akibatnya, antar wilayah masih terjadi perbedaan harga komoditas secara signifikan. Karena keberadaan tol laut dianggap akan mampu mewujudkan pemerataan kemakmuran ekonomi," ujarnya. 

Nizar mengatakan, pada 2014 lalu publik masih penasaran dengan bentuk konkret tol laut tersebut. Namun, ujar dia, publik dibuat kecewa karena hingga akan berakhirnya pemerintahan, janji Jokowi itu belum juga terwujud.

"Bisa dikatakan ide tol laut telah gagal total. Konsep Jokowi tidak didukung oleh perencanaan yang matang. Nasib tol laut tak ubahnya seperti proyek mobil Esemka. Hanya dijadikan dagangan kampanye," ujarnya. 

Alih-alih mewujudkan tol laut, lanjut Nizar, Jokowi justru lebih tertarik meneruskan pembangunan tol Trans Jawa yang desainnya sudah ada karena dimulai oleh pemerintahan terdahulu. Hal itu, menurutnya, yang membuat tol laut gagal total.

Juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu kemudian menyindir tol laut Jokowi yang terwujud di tol Trans Jawa ruas Madiun lantaran kebanjiran. 

"Meskipun memilih membangun tol Trans Jawa, namun secara tidak sengaja juga terbangun tol laut. Ya, tol Trans Jawa kebanjiran sehingga tak ubahnya mirip menjadi tol laut," tandasnya. 

Editor: Sukma Alam


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari