Ubah Visi Misi Kubu Jokowi Sebut Persiapan Prabowo-Sandi Amburadul
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengkritik koalisi partai pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengubah visi misi yang telah disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Influencer TKN Jokowi-Ma'ruf, Eva Kusuma Sundari, hal itu memperlihatkan bahwa kubu Prabowo-Sandi belum matang dalam persiapannya menghadapi Pilpres 2019.

"Memprihatinkan. Agak amburadul persiapannya. Memang saya melihat visi misi misalnya tentang stunting, banyak kelemahan. Demikian juga yang lain-lain," kata Eva kepada rilis.id, Jumat (11/1/2019). 

Politisi PDI Perjuangan itu menduga, koalisi partai politik pendukung Prabowo-Sandi terburu-buru dalam mendaftarkan paslon nomor urut 02 tersebut ke KPU. Sehingga pada akhirnya, ujar dia, ada sejumlah poin yang perlu direvisi dalam visi misi tersebut. 

"Dan mungkin kurang studi mendalam sehingga mereka mau perbaiki," ujarnya. 

Meski begitu, ungkap Eva, para tim pemenangan capres-cawapres tidak bisa lagi merevisi visi misi yang sudah didaftarkan di KPU. Pasalnya, sudah ada Peraturan KPU yang menyebut bahwa semua visi misi paslon yang didaftarkan tidak bisa ditarik kembali.

"Jadi tim Prabowo-Sandi harus patuh, perkara penyempurnaan dan koreksi nanti pas sambil jalan saja kasih keterangan pendahuluan," tandasnya. 

Sebelumnya, koalisi partai politik pendukung capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengubah visi misi yang disetorkan ke KPU. Adapun berkas visi misi yang tadinya berjumlah 14 halaman, kini bertambah menjadi 45 halaman.

Tak hanya itu, tim Prabowo-Sandi juga mengubah tagline yang semula 'Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandi' direvisi menjadi 'Indonesia Menang'.

Editor: Elvi R


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Elektoral



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari