Urusi Pertahanan Nasional, Prabowo Ungkap Kekurangan Ini ke DPR
berita
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin
RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengadakan rapat kerja di Komisi I DPR RI. Menhan mengungkapkan bahwa industri pertahanan nasional bermasalah.

Sebelum rapat dengan DPR, Menhan Prabowo Subianto telah mengunjungi PT Pindad (Persero) untuk menyiapkan arah industri pertahanan. Ia menyebut industri pertahanan masih banyak kekurangan. 

"Ya kekurangannya banyak sekali ya. Kehidupan kan selalu penuh kekurangan. Sekarang tergantung apakah kita cari solusi terhadap kekurangan tersebut," ujar Prabowo di kompleks MPR / DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Prabowo mengatakan, Kemhan sedang menginventarisasi kesulitan dalam sistem pertahanan nasional. Selanjutnya pihaknya baru akan menindak. 

"Sudah tentu saya dengan Wamen, kita baru berapa ya, belum sampai, jika nggak salah 19 hari saya disetujui. Kemudian dia (Wamen) 17 hari. Kita sebetulnya tengah menghabiskan masalah, sudah belajar ngumpulin laporan, ngumpulin data, baru nanti perlu merencanakan ke depan, "jelasnya.

Dalam raker hari ini, Komisi I DPR akan mendalami soal program Kemhan. Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengajak pihaknya juga ingin mengundang program Kemhan dalam mengimplementasikan visi Presiden Joko Widodo (Jokowo) terkait industri pertahanan nasional.

"Agenda hari ini tentu saja ini, karena Menhan baru, jadi kita ingin membahas Menhan mentransformasikan visi Pak Presiden soal alutsista dan industri pertahanan nasional karena nanti akan menangani Menhan," kata Meutya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/11) ).

 


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari