Waspada! Ada 12 Ancaman Bencana di Jatim
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Surabaya— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendeteksi ada 12 ancaman bencana yang berpotensi melanda Jawa Timur. Hal itu dikatakan oleh Kepala BPBD Jawa Timur, Suban Wahyudiono pada Kamis (4/4/2019).

"Kajian dari Jatim dan BNPB 2016-2020 Jatim ada 12 ancaman bencana alam. Sebelas bencana alam satu, satu non alam. Sebelas itu banjir longsor gempa bumi. Klo non alam seperti di gubeng. 

Maka jatim dr 38 kota/kab ada 13 kab rawan longsor dan jatim juga iklim tropis," katanya usai rapat terbatas pembahasan bencana alam di gedung Grahadi Surabaya.
Dia mengatakan, pada musim penghujan, ancaman yang paling sering melanda Jatim adalah musibah banjir dan tanah longsor. Kondisi itu disebabkan karena banyaknya penggundulan hutan dan pendangkalan sungai.

"Jadi kalau musim hujan ada banjir, hidrometeologinya tinggi. Tapi kalau musim kering ada kebakaran hutan lahan dan kekeringan. Maka seperti skrg ini ada beberapa banjir dan longsor. Tapi kalau gempa bumi oke lah karena memang kita di zona merah," tandasnya.

Suban menjelaskan, gempa bumi juga kerap mengguncang Jatim karena wilayah tersebut terletak pada dua lempengan aktif.
"Bencana di jatim apa yang saya sampaikan di dalam tadi bahwa Jatim dari sisi geografi letaknya itu dipersimpangan lempeng tektonik antara lempeng indo dg ausie sehingga jatim ini rawan gempa bumi," jelasnya.

"Jatim dari sisi kependudukan juga sangat tinggi jadi kerentanannya juga sangat tinggi. Nomor dua di Indonesia 39,2 juta jiwa. Terus jatim dari sisi daerah kepulauan juga panjang pantainya 3948 kilometer. Sehingga potensi stunami tinggi sekali.  Terus jatim dari geologi terdiri dari tujuh gunung api aktif," tegasnya.

Editor: Elvi R


Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari